Sunday, 26 March 2017

Diabetes Gestasional



By Noni Apreleani, S.Ked
 
Diabetes gestasional adalah kondisi adanya intoleransi glukosa yang ditemukan pertama kali pada kehamilan. Pemeriksaan glukosa sebagai upaya skrining dilakukan pada usia kehamilan 24-28 minggu atau pada trimester 3 awal. Pemeriksaan dilakukan 3 kali pada 3 waktu yaitu

  1. Kadar Gula darah puasa. Ibu diminta makan cukup selama 3 hari kemudian puasa 8- 12 jam. Hasil >92 mg/dL
  2. Kadar gula darah 1 jam setelah makan. Selanjutnya ibu diberikan makanan berupa 75 g glukosa dalam 200 ml air kemudian di cek. Hasil >180 mg/mL
  3.  Kadar gula darah 2 jam setelah makan. Hasil >153 mg/mL

Thursday, 23 March 2017

Hipertensi pada Kehamilan



by: Noni Apreleani S.Ked

Wanita yang Hamil memiliki potensi mengalami berbagai risiko dari Kehamilan. Risiko yang perlu diwaspadai dan cukup sering ditemui adalah Tekanan Darah Tinggi/ Hipertensi. Hipertensi pada kehamilan merupakan kondisi dimana tekanan darah ≥140/90 mmHg pada 2 kali pemeriksaan dengan jarak antar pemeriksaan 4-6 jam. Bila ditemukan tekanan darah ≥140/90 mmHg selanjutnya lakukan pemeriksaan Urin (tes celup Urin/ Urin 24 jam untuk mencari adanya protein dalam urin) untuk menentukan Diagnosis. 

Adanya hipertensi pada kehamilan dapat dibedakan berdasarkan penyebabnya yaitu Hipertensi Gestasional,  Hipertensi Kronik, Pre-Eklamsia & Eklamsia, Hipertensi Kronik dengan Superimposed Pre-eklamsia.


  • Hipertensi Gestasional

Hipertensi Gestasional ditemukan pada wanita yang sebelum hamil memiliki tekanan darah yang normal (normotensi) namun tekanan darah meningkat (Hipertensi) setelah usia kehamilan 20 Minggu tanpa disertai Proteinuria (adanya protein dalam urin) dan menghilang setelah persalinan.

  • Hipertensi Kronik

Hipertensi Kronik merupakan hipertensi tanpa proteinuria pada wanita baik saat sebelum hamil, saat hamil dan setelah persalinan.
Bila ibu sudah mendapatkan obat antihipertensi sebelumnya maka obat dapat dilanjutkan selama kehamilan namun perlu diperhatikan beberapa obat antihipertensi yang dikontraindikasikan untuk ibu hamil seperti ACE inhibitor (misalnya kaptopril), ARB (misalnya valsartan) dan klorotiazid.
Bila ibu belum mendapatkan obat antihipertensi maka dapat diberikan bila tekanan darah ≥160/110 mmHg. Perlu diperhatikan bahwa penurunan tekanan darah pada Hipertensi kronik dapat mengganggu perfusi dan tidak ada bukti adanya normotensi dapat memperbaiki keadaan janin dan ibu.
Selain itu dapat diberikan suplementasi kalsium 1,5-2 gram/ hari dan aspirin 75 mg/ hari mulai pada usia kehamilan 20 Minggu.

  • Pre-Eklamsia

Preeklamsia dapat dibedakan menjadi preeklamsia ringan dan preeklamsia berat.
Preeklamsia ringan ditandai dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg pada usia kehamilan ≥20 Minggu dengan Proteinuria tes celup urin +1 atau Pemeriksaan kuantitatif protein urin >300mg/24 jam.
Preeklamsia berat ditandai dengan tekanan darah ≥160/110 mmHg pada usia kehamilan ≥20 Minggu dengan proteinuria tes celup urin +2 atau pemeriksaan kuantitatif protein urin ≥5 g/24 jam. Dapat disertai keterlibatan organ lain serta tanda preeklamsia berat yaitu sakit kelapa, pandangan kabur dan nyeri ulu hati.

  •  Eklamsia

Eklamsia merupakan kondisi kejang atau koma dengan adanya tanda preeklamsia. Kondisi ini dapat membahayakan bagi ibu dan janin sehingga sebisa mungkin dicegah dengan mengenali dan memberi tatalaksana yang tepat saat ditemukan adanya hipertensi pada kehamilan terutama pada preeklamsia.

  • Hipertensi Kronik dengan Superimposed Pre-eklamsia

Hipertensi Kronik dengan Superimposed Pre-eklamsia adalah ibu dengan adanya riwayat hipertensi kronik (hipertensi pada usia sebelum hamil) disertai dengan adanya proteinuria >+1 pada usia kehamilan >20 minggu.

Referensi:
Moegni EM, Ocviyanti D [editor]. Buku saku pelayanan kesehatan ibu di fasilitas kesehatan dasar dan rujukan: Pedoman bagi tenaga kesehatan. 1st ed. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2013.pp109-15.

Thursday, 2 February 2017

(Baru) Gladi Resik Wisuda S.Ked



Kamis 2 Februari 2017, sebagian mahasiswa UI melaksanakan acara gladi untuk acara wisuda pada 4 Februari nanti. Nah salahsatunya ya kami, Mahasiswa FKUI 2013 dimana aku termasuk di dalam bagian dari mereka
Beberapa waktu lalu, sudah cukup lama sebenarnya, ya 3,5 tahun lalu kita dipertemukan sebagai anak sangat muda dengan mimpi. mimpi dengan sejuta harapan dan cita-cita tentunya untuk menjadi mahasiswa FKUI sekaligus menjadi calon dokter. Hingga kini mungkin beberapa dari kami masih bisa terlena merasakan euforia saat ada adik-adik kita yang baru masuk. Euforia menjadi mahasiswa baru FKUI, akupun demikian. Dan kini kita dipertemukan lagi dalam suatu “euforia semu” . Kenapa dibilang EUFORIA SEMU? Sebenarnya euforia tetaplah menyenangkan, iya kan guys?? Namun saat  mengingat waktu lebih jeli, dua tiga harilah waktu euforia itu, tau kannn sabtu wisuda seninnya udah masuk coas, gakpp ini nikmat kok.




Kembali lagi cerita gladi wisuda, disitu aku melihat adanya suara perayaan kebahagiaan, senang dll ketika sejennak berfikir sambil melihat komenan dari postingan kita di instagram misalnya, IG ku @ApreleaNoni yaa,... atau melihat foto-foto yang kita ambil tadi sepertinya ada rasa haru lho, Kenapa haru ? iya, mengingat perjuangan kita selama 3,5 tahun menjalani perkuliahan di FKUI dengan sukaduka nya itu perjuangan. 

Awal masuk seneng banget, udah masuk mulai mikir, tingkat 2 mulai masuk modul kedokteran lebih mikir lagi dan seterusnya. Belum lagi kalau ingat akan ujian sumatif, hebohnya kalau mau formatif cari internet, terus ujian anatomi, ujian gram, ujian BTA, ujianOSCE 2 kali latiannya berkali-kali, deg degan kalo mau pengumuman hasil ujian, Diskusi, pleno, biki LTM waahh terlalu banyak deh. Tapi itulah cerita, kalau kuliah Cuma santai aja dikosan tidur makan santai-santai mulu, gak asik hidup lo..

Kalau  flashback kisah itu, lucu juga ya hehe kadang stress, kadang seneng banget, kadang santai, hibernasi berlebihan dan lain-lain yang melucukan. Sekarang sudah hampir ada gelar S.Ked dibelakang nama kita. Noni Apreleani S.Ked, Beuuhh kereenn kan, nah tapi ini belum ada dr. di depan nama kita nih kita masih harus berjuang untuk bisa mendapat gelar dokter yaitu dengan menjadi KOAS.... YEAY.... Semangat menjalani kehidupan PER-KOAS-AN ya teman-teman ....

 Baru Gladi udah foto studio aja, justru itu masih sepi :p
 gladi wisuda ui
  gladi wisuda fkui
 gladi wisuda fkui 2013

 calon sejawat dari Kebumen,


 Ukhti dari dept Keputrian FSI FKUI yang paling perhatian nih, mba
 gakpapa sekarang udah naik pentium wkwk from : +Kafetaria FKUI 
 Kalau ini adek kelas di FKUI, satu SMA

Daftar Nomor Rekening PENIPU

 Beberapa kali hampir tertipu dg berbagai modus Online berikut nomor rekeningnya jadi Hati-hati ya BANK BNI A/N : ROBIATUL ADAWIYAH, NO. REK...