Thursday, 10 March 2016

Manfaat ASI bagi kekebalan tubuh bayi





By: Apreleanoni

Ada sebuah slogan yang mengatakan bahwa “ susu sapi adalah makanan alami yang hampir sempurna” ternyata kita perlu tau lebih jauh bahwa ternyata “Human milk adalah makanan alami yang sempurna untuk bayi”.  Ini sangat jelas bahwa ASI mengandung berbagai macam nutrisi. Selama proses menyusui, payudara menjadi tempat untuk pembentukan limfosit yang memproduksi antibody IgA yang akan melindungi permukaan mukosa dari invasi bakteri.

Sekresi paling awal dari payudara ibu adalah Kolostrum, yaitu air susu berwarna kekuningan dan sisnini terdapat sangat banyak antibody. Kolostrum akan membentuk lapisan perlindungan pada saluran cerna bayi yang menyusui. Perlindungan oleh kolostrum pada saluran cerna bayi akan melindungi dari infeksi pathogen enteric seperti  E. coli, Salmonella, poliovirus,rotavirus. Perlindungan ini sangat perlu karena bayi belum memiliki kemampuan melindungi diri dengan baik karena belum berkembang.

Saat di dalam kandungan, si bayi akan mendapatkan donasi antibody hanya jika ibunya memiliki imunitas aktif terhadap mikroba melalui infeksi sebelumnya atau pernah vaksin.
Melihat kondisi sekarang ini sudah banyak formula buatan dan membuat perubahan gaya hidup sehingga  hanya sekitar 38% ibu memberikan ASI selama 6 bulan atau lebih.  Dan sekarang ASI digantikan dengan susu formula padahal tetap “human milk is nature’s perfect food for young humans.”

ASI menyediakan energy dan nutrisi yang lengkap untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal. Namun perlu diperhatikanjuga tambahan energy untuk ibu yang menyusui karena status nutrisi ibu menyusui penting untuk mempertahankan produksi asi.

Apa cukup ASI saja selama 6 bulan?
Sudah cukup karena memang ASI sudah memenuhi kebutuhan nutrisi bayi pada usia 6 bulan. Berikut kebutuhan bayi saat usia 6 bulan pertama.
2


Referensi
Foundation in Microbiologi ed. 9.
Bardosono S. Nutrition during prenatal, antenatal & lactation. 2015.

Kaki Gajah “FILARIASIS”





by: ApreleaNoni




Pernah dengar penyakit kaki Gajah? Apa yang ada pikirkan pertama saat mendengar penyakit ini?
Penyakit Kaki Gajah atau Filariasis merupakan penyakit infeksi  yang disebabkan oleh serangan nematode bernama si cacing kecil filaria.  Penyakit ini menyerang sistem limfatik padahal fungsi sistem limfatik adl. untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan melindungi tubuh dari bakteri penyebab infeksi.
Filaria hidup di tubuh nyamuk dan menularkannya ke manusia. Cacing filarial ini akan melepaskan larvanya yaitu microfilaria. 

Ada 3 jenis filarial yang dapat menginfeksi manusia yaitu W bancrofti, Brugia malayi, Brugia timori. Filariasis limfatik ini tersebar di Negara tropis dan subtropics termasuk di Indonesia.
Tujuan treatment adalah untuk mencegah penyakit jadi lebih parah dan mengganggu transmisi prasitnya. Treatment bisa digunakan obat DEC (Diethycarbamazine citrate) yang efektif untuk membunuh microfilaria dan cacing dewasa. Kalau di area endemic loa-loa bisa digunakan ivermectin.  Bisa juga diberi anti wolbachia: macrolides (doxycycline, tetracycline), rifampicine. 

-          Jaga kebersihan diri: bersihkan tubuh dengan sabun 2 kali sehari, jaga kuku tetap bersih, gunakan kaos kaki.
-          Perawatan pada luka
-          Latihan meluruskan bagian tubuh yang bengkak

Hati-hati menggunakan obat peningkat kekebalan tubuh untuk anak






by: ApreleaNoni
Keinginan orangtua untuk melihat anak mereka tumbuh dan berkembang dengan sehat tentu menjadi harapan bagi orangtua. Namun terkadang  hal ini justru dapat membahayakan bagi anak dan dapat mengakibatkan timbulnya penyakit yang seharusnya tidak diderita anak itu.
Penggunaan obat peningkat kekebalan tubuh berlebih justru akan meningkatkan risiko penyakit AUTOIMUN.  Hal ini terjadi karena tubuh terus distimulsi untuk bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan terhindar dari berbagai penyakit justru dapat membuat tubuh terlalu sensitive dan bisa membuat sistem imun tubuh mereka akan menyerang tubuh mereka sendiri. Hal ini disebut dengan autoimun yaitu kondisi sistem imun yang berlebih dan dapat menyerang tubuh sendiri.
Namun disisi lain penggunaan imunostimulator ini juga memiliki peran yang baik bagi penyakit tertentu. Jadi penggunaan imunostimulator juga bermanfaat bila penggunaan tepat dan tidak berlebihan. Sekali lagi bahwa semua yang berlebihan itu tidak baik.

Kenali Demam Berdarah







By: ApreleaNoni

Apa Itu Demam Berdarah?
Demam Berdarah (DBD) atau dengue haemorragic fever merupakan PENYAKIT INFEKSI yang disebabkan oleh VIRUS DENGUE.  Tanda dan gejala yang muncul pada orang yang terkena DBD adalah demam, nyeri otot/sendi, ruam, leukopenia (penurunan jumlah sel darah putih yaitu <4000/mikroliter), ruam, limfadeopati (pembengkakan  kelenjar getah bening), trombositopenia (penurunan jumlah platelet darah) dan diathesis hemoragik (kelainan pendarahan). Jadi pada penderita DBD plasmanya merembes dan ditandai dengan adanya hemokonsentrasi serta peningkatan hematokrit atau penumpukan cairan di rongga tubuh.1  Jika seseorang sudah pernah terinfeksi dan terinfeksi lagi maka pasien bisa mengalami yang lebih parah dan dikenal sebagai dengue haemorrhagic  fever (DHF).4

Apa beda Demam Dengue dan Demam berdarah ??
Demam dengue dan demam berdarah sebenarnya sama-sama disebabkan oleh virus Dengue. Perbedaan ini didasarkan pada gejala dan tanda yang muncul. Biasanya setelah digigit nyamuk yang membawa virus dengue, seseorang akan mengalami demam dengue dan selanjutnya bisa berlanjut menjadi demam berdarah. Keduanya merupakan hal yang berkaitan ketika ada infeksi virus dengue.
Kelanjutan atau bila tidak ditangani akan menjadi????
Dengue fever di tandai dengan demam tinggi pada 3-7 hari dan adanya sakit kepala, nyeri di kepala dan otot serta sendi terasa nyeri. Nyeri lainnya dapat disertai hilang nafsu makan, mual, muntah dan diare serta perdarahan ringan dari gusi dan hidung.
Dengue haemorrhagic fever  biasanya ditandai dengan demam dengue kemudian di ikuti dengan deterasi yang cepat, perdarahan dan kolaps kardiovaskular pada 2-5 hari kemudian.4

Apa penyebab Demam berdarah?
DBD disebabkan oleh VIRUS DENGUE yang dibawa oleh nyamuk betina.

Apa DBD menular?
Penularan infeksi virus dengue terjadi melalui vector NYAMUK genus Aedes (terutama A. aegypti dan A. albopictus).  Peningkatan kasus dihubungkan dengan sanitasi lingkungan dengan tersedianya tempat hidup NYAMUK BETINA seperti bak, kaleng bekas dan penampungan air lainnya.1
Nah jadi diketahui ada beberapa faktor yang berkaitan dengan peningkatan transmisi virus dengue yaitu:1
1.       Vektor: disini adalah si Nyamuk gimana berkembangbiak, menggigit, banyaknya nyamuk di lingkungan dan transportasi vector dari tempat ke tempat lain.
2.       Pejamu: Ada penderita di lingkungan/keluarga, mobilisasi dan paparan terhadap nyamuk, usia dan jenis kelamin
3.       Lingkungan: curah hujan, suhu, sanitasi dan kepadatan penduduk.
Patogenesis dari virus dengue menyebabkan DBD sebenarnya masih di perdebatkan dan beberapa teori mengatakan bahwa DBD terjadi karena adanya respon imun pada virus Dengue. Respon imun tubuh dapat mempengaruhi sel endotel pembuluh darah sehingga menjadi lebih rapuh dan dapat terjadi perdarahan abnormal pada penderita BDB yang parah.1
Demam dengue dapat menyebar melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi dan tidak menyeba dari manusia ke manusia secara langsung.4

Bagaimana proses terjadinya DBD?
Pada umumnya pasien DBD mengalami demam selama 2 hingga 7 hari yang diikuti fase kritis 2-3 hari.A
Hanya nyamuk betina yang dapat menyebarkan virus.
Nyamuk yang membawa virus dan menggigit manusia selanjutnya akan terjadi masa ingkubasi selama 3 hingga 15 hari sebelum muncul gejala dan tanda demam dengue itu muncul. Demam muncul dengan rasa dingin, sakit kepala, nyeri saat menggerakan mata, hilang nafsu makan, merasa lemas dan nyeri punggung. Temperature tubuh juga naik dengan cepat hingga 40 C disertai heart rate yang menurun atau bradikardi dan tekanan darah juga menurun atau hipotensi. Mata memerah, wajah kemerahan dan kemudia hilang serta adanya pembengkakan pada nodus limfa di area leher.2
Selain demam tinggi tanda lain yang menyertainya dalah adanya penurunan suhu tubuh secara tiba-tiba dan pasien akan merasa lebih baik pada beberapa hari. Selanjutnya demam akan muncul lagi dengan ditandai adanya rash  bintik merah kecil yang disebut peteciae yang muncul dengan demam dan menyebar di ektremitas.2

Apa Demam Berdarah bisa dicegah?
Untuk mencegah penyakit DBD maka transmisi virus pada nyamuk harus dihindari. Intinya mencegah gigitan nyamuk bisa dengan menggunakanklambu saat tidur dan mengurangi nyamuk pembawa virus  DBD berkembangbiak. Pencegahan DBD membutuhkan control atau eradikasi dari nyamuk yang membawa virus penyebabnya.2
Berhati-hati bila berpergian ke area yang endemic dengue fever, ginakan pakaian yang menutupi tubuh agar nyamuk tidak mudah menggigit. Gunakan spray antinyamuk saat berpergian .4
Untuk mencegah gigitan nyamuk maka bisa menggunakan celana panjang dan kaos kaki panjang. Untuk perlindungan bisa juga menggunana spray yang mengantung DEET saat mengunjungi daerah endemic.  Sebenarnya tidak ada faktor risiko spesifik yang berhubungan dengn DBD selain  linggal atau berkunjung pada area endemic nyamuk dan virus. Mengurangi paparan nyamuk dengan menghindari adanya genangan air pada siang hari. Nyamuk aedes aegypti menggigit pada siang hari dan seringnya saat sunrise dan sunset. 2
Vaksin pertama untuk DBD adalah Dengvaxia dapat digunakan pada desember 2015 dan sudah digunakan di Mexico, Filipina dan Brazil tetapi hanya bisa digunakan pada usia 9-45 tahun yang tinggal di area endemic. 2
Masa kritis harus termonitor biar gada komplikasi lebih parah. Setelah inkubasi ada fase febril, kritis danpenyembuhan.

3M
  1. Menguras tempat penampungan air secara teratur seminggu sekali atau menabur bubuk larvasida
  2. Menutup rapat tempat penampungan air
  3. Mengubur/menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air


REFERENSI
1.      Suhendro, Nainggolan, Chen K, Pohan HT. Demam berdarah dengue . Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Jilid III. Bab 390. hlm 1731-5.
2.      Cunha JP . Dengue fever . In: Medicinet.com [internet] Available from: http://www.medicinenet.com/dengue_fever/page4.htm#what_is_the_prognosis_for_typical_dengue_fever . [accessed 3 Februari 2016]
3.       Field virology. Edition 6
4.      Northern Territory Government. Centre for Disease Control. 2014

Daftar Nomor Rekening PENIPU

 Beberapa kali hampir tertipu dg berbagai modus Online berikut nomor rekeningnya jadi Hati-hati ya BANK BNI A/N : ROBIATUL ADAWIYAH, NO. REK...