Thursday, 10 March 2016

KOMPRES DEMAM yang benar





By:ApreleaNoni
 
Salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan pada anak adalah kasus demam. Dan sering kali keadaan demam pada anak akan membuat orangtua khawatir dan mencari cara bagaimana menangani demam pada anak mereka
Dalam artikel kali ini akan dibahas mengenai demam anak dan cara yang tepat untuk menanganinya. 

Demam Menggigil, Bahayakah?
Biasanya ketika anak mengalami demam seringkali disertai gejala lain termasuk menggigil. Sementara yang kita tau bahwa demam terjadi karena adanya peningkatan set point pada pusat suhu tubuh di hipotalamus sehingga tubuh juga berusaha untuk menyamakan suhu dengan set poin yang naik itu. Salah satu cara untuk meningkatkan suhu tubuh adalah dengan menggigil.  Hal ini berarti adanyarespon menggigil terjadi sebagai tanda bahwa suhu tubuh akan naik lagi.

 Apa yang seharusnya dilakukan saat demam menggigil?
Ketika menemui keadaan seperti ini maka usahakan untuk tidak menggunakan pakaian yang tebal, justru pada keadaan ini kita membiarkan panas tubuh keluar salahsatu caranya dengan tidak menggunakan baju terlalu tebal yang justru malah akan membuat panas tubuh tidak bisa keluar dan tertahan di dalam.

Apa saja yang menyertai demam anak?
 Biasanya demam pada anak disertai dengan beberapa masalah pada sistem tubuh lainnya seperti demam dengan batuk pilek, muntaber, gangguan pada urin dsb.   Nah justru inilah yang akan menjadi kunci dari pengobatan karena sebenarnya demam bukanlah penyakit tetapi tanda dari adanya sakit yang lain.
Bagaimana  cara menangani demam anak?
 Sekali lagi sebelum kita tau bagaimana cara tepat menangani demam anak kita juga perlu tau bahwa demam merupakan reaksi normal tubuh terhadap suatu hal. Dalam keadaan tertentu demam justru memberikan manfaat  bagi tubuh seperti dalam keadaan respon terhadap infeksi dan menghambat agen infeksi.  Namun demam juga dapat menjadi tanda sesuatu yang bahaya misalnya tanda dari adanya penyakit neuro, jantung dan pernafasan.
Penanganan awal yang dapat dilakukan adalah pastikan anak mendapatkan asupan cairan yang cukup dengan banyak minum, pastikan ada cairan yang masuk bisa diberi air putih biasa, jus, susu atau cairan eletrolit. Hal ini diperlukan karena dengan adanya peningkatan suhu tubuh maka tubuh akan lebih banyak  membuang cairan tubuh.  Kemudian dapat diberi obat antipiretik seperti parasetamol, pemberian dapat dilakukan setiap 4 jam. 

Ekternal coolong atau Kompres juga akan membantu pengeluaran panas tubuh. Namun hal yang perlu diperhatikan disini adalah fungsi dari kompres adalah membantu proses pengeluaran panas tubuh dengan mempercepat proses penguapan dari tubuh yang lembab. Proses kompres dilakukan dengan air suhu kamar dan di taruh pada area yang banyak mengandung pembuluh darah seperti pada lipat ketiak dan paha. Sementara yang kita tahu sekarang kita masih sering melihat orang yang melakukan kompres di dahi dan sebenarnya itu bukan cara yang efektif. Tujuan kompres adalah membuat area tersebut lembab sehingga mempercepat proses penguapan atau pelepasan panas.

Kapan anak perlu dirawat?
Indikasi anak demam dan perlu dirawat tentu memiliki beberapa indikasi seperti usinya kurang dari 28 hari dan di curigai ada infeksi saluran kencing pada hasil pemeriksaan urinalisisnya.  Demam berkepanjangan, rash, muntah, demam >40 derajat, demam disertai kejang, diare berdarah, nyeri perut dan kesadaran yang menurun.

Hati-hati Bakteri Masuk Tubuh !!!





By: ApreleaNoni
 
Sebenarnya tubuh kita sudah dilangkapu dengan mekanisme melawan infeksi berupa respon imun nonspesifik  dan spesifik  yaitu ada humoral dan selular.  Infeksi biasanya ditandai dengan adanya deman, karena ternyata demam merupakan respon tubuh untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Kalian tahu tentang inflamasi?
Inflamasi merupakan suatu proses peradangan yang juga menjadi salah satu cara tubuh mempertahankan diri. Tanda iflamasi adalah merah pada area yang luka, panas, bengkak dan nyeri. Tanda ini muncul karena adanya perubahan tubuh dalam merespon andanya infeksi misalnya. Merah pada inflamasi terjadi karena ada peningkatan aliran darah ke area yang terkena luka. Hal ini terjadi karena invasi bakteri ke area luka akan memicu sel mast melepas histamine dan membuat adanya vasodilatasi. Hangat terjadi arena aliran darah yang meningkat pada area luka. Bengkak terjadi karena pelepasan histamine juga dapat meningkatkan permeabelitas kapiler darah dan membuat adanya akumulasi cairan secara local. Nah untuk Nyeri terjadi karena penumpukan cairan itu akan menekan jaringan sekitar yang sehat sehingga akan terasa sakit. Sementara Demam terjadi rena peningkatan aliran darah ke ajaringan yang luka itu juga akan meningktkan kadar fagosit di jaringan, nah hal ini akan membuat pagosit mensekresikan produknya yang membuat adany respon sistemik seperti demam.

Untuk bisa terjadi Infeksi, perlu ada beberapa faktor yang ada yaitu faktor dari Mikroba dan dari Manusianya. Dari sisi kuman untuk bisa menimbulkan infeksi perlu ada faktor virulensi yang cukup, jumlh yang cukup untuk bisa menimbulkan infeksi dan ada tempat masuk. Sementara dari sisi manusianya dipengaruhi oleh faktor  Genetik, paparan kuman yang sama sebelumny dan status kesehatan umum orang tersebut. Hal inilah yang akan memberikan hasil apakah kuman itu Cuma lewat , masuk tetapi tidak menimbulkan penyakit  atau kuman dapat menyebabkan penyakit.

Bagaimana proses infeksi terjadi?
Prose infeksi diawali dari adanya bakteri yang masuk lewat jalur yang tepat kemudian terjadi kolonisasi/ perkumpulan, padesi atau penempelan dan invasi atau mikroorganisme itu masuk. Setelah berhasil masuk maka mikroorganisme itu dapat menimbulkan aksi pathogen dan dapat menyebabkan gejala infeksi. Kalau sudah terjadi infeksi maka akan muncul tanda dan gejala seperti demam ada lesi dan luka. Pada keadaan ini maka segera dibutuhkan treatment.

Ada fase dari penyakit infeksi yaitu:


Setelah ada bakteri masuk maka ada masa yang disebut denga periode inkubasi dimana tidak da tanda atau gejala dari orang yang terinfeksi. Kemudia masuk dalam fase prodromal dimana mulai muncul gejala umum dari infeksi. Kemudian akan muncul Illness dimana tanda dan gejala cukup berat akan muncul. Setelah mencapai puncak maka aka nada penurunan yaitu fase Decline yang juga diikuti dengan penurunan gejala  selanjutnya masuk dalam fase penyembuhan dimana sudah tidak ada gejala dan tanda yang dirasakan.

Lewat Mana Mikroorganisme itu Masuk?
Jalan masuk  bakteri bisa lewat berbagai macam jalan bisa dari kulit, membrane mukosa , dari plasenta atau dari makanan yang dimakan. Bisa leat kulit yag terluka, lewat gigitan serangga, telinga, mata, hidung, mulut alat reproduksi dan anus.

Apasaja Kemampuan Bakteri untuk bisa masuk tubuh?
1.       Faktor Virulensi adalah kemampuan bakteri untuk berinteraksi dengan host untuk bisa masuk, menempel, mengambil nutrisinya dan bersembunyi dari sistem imun tubuh.
2.       Reseptor molekul di sel Host (manusia). Biasanya resptor nya itu glikoprotein yang mengandung gula seperti manose dan galaktosa. Reseptor ditubuh ini ada bukan untuk agen infeksi tapi memang ada untuk fungsi tubuh dan ada di sel tertentu saja yang spesifik dengan mikroorgnisme yang mau nempel.
3.       Faktor Adesi seperti struktur yang memang ada untuk melekat, ligan. Ada juga yang mikroorgnisme kehilangankemampuan untuk membuat ligan sehingga tidak bahaya lagi. Beberpa bakteri pathogen ada yang membuat biofilm untuk menempel di hostnya.
4.       Enzim. Enzim ektraselular yang dihasilkn bakteri seperti hyaluronidase dan collagenase dapat menghancurkan molekul spesifik sehingga bakteri bisa masuk lebih dalam. Coagulase darah protein dapat menjadi tempat sembunya bakteri dalam bekuan darah. Kinase dapat mencerna bekuan darah.
5.       Toksin. Ada eksotoksin dan endotoksin. Eksotoksin itu racun yang dikeluarkan bakteri hidup untuk membunuh sel host tergantung nama dan letaknya (cytotoxins, neurotoxins, enterotoxins), kalau endotoksi itu racun yang dikeluarkan bakteri yang sudah mati biasanya berupa Lipid A.
6.       Faktor antifagosit. Adanya kapsul  akan melindungi bakteri untuk di fagosit karena komponen kimianya dapat juga ditemukan ditubuh. Antifagosit chemical akan mencegah fusi lisosom dengan vesikel fagosit sehingga bakteri akan tetap hidp didalam fagosit.
7.       Faktor invasi.  Mekanisme kemampuan bakteri masuk ke sel eukariot difasilitasi oleh permukaan mukosa. Beberapa ada yang obligat intraseluler dan sebagian besar fakultatif intraseluler.
8.       Siderophores. Merupakan komponen bakteri yang dapat menangkap Fe dari si Host. Karena kan organism butuh iron untuk  metabolisme dan tumbuh.  Biasanya Iron berikatan dengan laktoferin dan transferin tapi karena sudah diambil oleh bakteri Iron untuk host sel sudah tidak ada dan menyisakan laktoferin dan transferinnya saja.
9.        

Referensi:
K6-7 Patogenesis dan patofisiologi infeksi bakteri. Modul infeksi 2013
Baumann, RW. Microbiology. Pearson International Ed. 2009

Ternyata TUBUH kita dipenuhi BAKTERI, bahaya kah?



By: ApreleaNoni
 
Dalam kehidupan kita tentu kita dianjurkan untuk selalu hidup bersih dan sehat dalam segala hal. Kebersihan merupakan salah satu cara untuk bisa menjaga kesehatan kita. Namun sadarkah bahwa tubuh kita bukanlah hal yang bersih sepenuhnya. Ternyata banyak bakteri dan kuman memenuhi tubuh kita. Lho gak bahaya emang?
Nah ternyata mereka adalah floranormal atau normal mikrobiota. Memang tubuh kita tidak steril dan banyak kuman bersarang disana.
Kuman kuman di tubuh kita tidak menyebabkan sakit bagi kita karena mereka merupakan flora normal. Floranormal merupakan mikroorganisme yang memang berada dalam tubuh kita tanpa memberikan efek sakit bagi kita dan justru beberapa dari mereka malah membantu dalam proses tubuh untuk mempertahankan diri dari penyakit. Kok bisa? Ya karena Allah telah menciptakan dunia ini dalam keseimbangan dan segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik termasuk keberadaan mikrobiota dalam tubuh kita yang bila jumlahnya terlampau banyak justru dapat membuat tubuh menjadi sakit.

Apa saja floranormal dalam tubuh kita?
Pada seluruh bagian tubuh kita terdapat mikrobiota. Berikut ini gambar mengenai mikroorganisme apa saja yang ada di tubuh kita:
Sebagian besar bagian tubuh dilapisi kulit dan ternyata pada kulit itu terdapat berbagai mikroorganisme yang ada yaitu  Stapylococcus epidermidis, Stap. Aureus, diphtheriods, streptococci, Pseudomonas aeruginosa anaerobes, Candida, Torulopsis, Pityrosporum. Itu dia beberapa mikroorganisme yang mendiami kulit kita dari ujung kaki hingga kulit kepala, wah banyak juga ternyata.

Selain ada dikulit ternyata pada bagian tubuh tertentu juga di “huni” oleh mikroorganisme lain yaitu:
Pada Hidung terdapat  Stap. Aureus, Staph. Epidemidis, diptheroids, streptococci.
Gigi terdapat streptococcus mutans, Bacteriodes, Fusobacterium, streptococci dan actinomyces.
Mulut terdapat Strep mitis dan streptococci lain, Tricomonas tenax dan Candida.
Tenggorokan terdapat mikroorganisme seperti Strep. Viridians, Strep. Pyogenes, Strep. Pneumonia, Neisseria spp, Staphylococcus epidermidis, Haemophilus influenza.
Sementara pada Saluran Pencernaan merupakan gudangnya kuman tubuh.  Di Esofagus dan lambung  ada Lactobasilus, di usus kecil ada lacobasilus, streptokokus, enterobakter da bacteroides spp. Di usus besar paling banyak nih karena mau jadi feses ada Bacteroides spp, Fusobacterium spp, Strep. Faecalis, E coli, enterobacteria, Klebsiella spp, eubacteria bifidobacteria, lactobasilus, stap. Aureus, Clostridium, streptococci, Pseudomonas dan Slmonella.

Kapan flora normal tubuh bisa menyebabkan penyakit?
Dari sekian banyak bakteri dalam tubuh mereka tidak menyebabkan penyakit selama jumlahnya masih normal dan ada di tempat yang memang seharusnya.
Flora norma tubuh bisa menyebabkan penyakit jika:
1.       Tidak berada pada tempat seharusnya
2.       Ada penurunan sistem imun tubuh. Misalnya terjadi karena orang tersebut sedang mengalami sakit tertentu, ada malnutrisi, gangguan emosional dan fisik, usia rentan, penggunaan radiasi atau kematerapi, penggunaan obat penekan imun pada orang denga transplantasi.
3.       Perubahan pada flora norma tubuh. Misalnya karena ada penggunaan antibiotic dalam jangka waktu yang lama.

Referensi
K6-7 Patogenesis dan patofisiologi bakteri. Modul Infeksi.

Daftar Nomor Rekening PENIPU

 Beberapa kali hampir tertipu dg berbagai modus Online berikut nomor rekeningnya jadi Hati-hati ya BANK BNI A/N : ROBIATUL ADAWIYAH, NO. REK...